Sapulidiku mengintegrasikan pelaporan masyarakat secara real-time dengan algoritma pemetaan AI untuk mengelompokkan area kerawanan bencana serta merekomendasikan markas SAR terdekat demi penanganan cepat.
Bagaimana laporan bencana diolah secara cerdas untuk menghasilkan zonasi kerawanan dan tindakan SAR terarah.
Masyarakat mendokumentasikan dan melaporkan kejadian bencana secara langsung lengkap dengan foto bukti dan koordinat akurat GPS.
Algoritma K-Means & DBSCAN mengelompokkan ribuan titik sebaran bencana menjadi zona-zona klaster kerawanan secara cerdas.
Sistem menghitung jarak tercepat dan mengurutkan markas tim SAR terdekat yang paling siap dideploy menuju pusat area klaster.
Kecerdasan buatan (LLM) menganalisis dampak kumulatif korban dan kerusakan untuk merumuskan aksi penyelamatan secara kritis.
Lihat sebaran klaster wilayah terdampak bencana dan optimasi alokasi unit penyelamatan di seluruh Indonesia.